Tinggal di apartemen adalah salah satu pilihan yang paling bijak bila Anda menetap di kawasan perkotaan yang minim lahan untuk membangun rumah tapak. Lagipula, tinggal di hunian vertikal ini menjadi salah satu favorit anak muda. Sebab, mereka menilai tinggal di tempat ini lebih memudahkan untuk menjangkau banyak tempat serta banyak mendapat keuntungan lainnya.

Biasanya, hunian vertikal ini berada di tempat-tempat strategis sebagai tujuan untuk menarik perhatian calon pembeli.

Bila Anda termasuk salah satu orang yang berniat membeli hunian ini untuk tempat tinggal, ada baiknya sebelum melakukannya Anda mempertimbangkan beberapa hal ini dulu. Apa sajakah hal tersebut?

  1. Status Hak Milik

Status hak milik adalah salah satu hal yang wajib dan paling utama yang harus Anda pertimbangkan dalam membeli sebuah hunian. Biasanya, saat membeli sebuah hunian vertikal, Anda akan mendapatkan sertifikat hak milik atas satuan rumah susun atau strata title (HMSRS) pada satu unit saja. Dengan kata lain, Anda hanya memiliki ruangan yang dipilih saja.

Anda hanya akan mendapatkan hak milik atas bangunan unit yang Anda pilih 100%, tidak dengan tanah ataupun bangunan pendukung lain. Berbagai fasilitas yang bisa Anda dapatkan di hunian vertikal ini seperti kolam renang, parkir, fasilitas bermain anak, sauna, dan masih banyak yang lainnya pun tidak bisa Anda miliki.

Semua fasilitas tersebut adalah hak milik bersama. Jika Anda tidak menginginkan hal seperti ini, misalnya ingin memiliki bangunan sekaligus tanah dan beberapa fasilitas di sekitar, ada baiknya Anda membeli rumah tapak jadi saja ketimbang apartemen. Namun, mungkin hampir tidak ada orang yang tidak menginginkan fasilitas serupa.

  1. Status Tanah

Lalu, hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli unit di hunian vertikal adalah status tanahnya. Anda sangat perlu tahu dan mengerti bahwa biasanya, status tanah dari sebuah bangunan hunian vertikal adalah Hak Guna Bangunan atau HGB, Hak Pakai dan Hak Pengelola Lahan atau HPL saja. Itu artinya, pihak pengelola hunian juga tidak memilikinya.

Biasanya, status tanah ini memiliki jangka waktu berlaku tertentu seperti 30 atau 50 tahun. Jika jangka waktu ini habis, otomatis seluruh penghuni hunian vertikal harus memperpanjang masa berlakunya. Maka dari itu, sebelum membeli Anda harus mengetahui persis status tanahnya. Mintalah salinan buku tanah, surat ukur tanah dan denahnya sebelum membeli.

  1. Biaya Perawatan

Berbeda dengan membeli rumah tapak, membeli hunian vertikal seperti ini Anda bisa memperoleh berbagai fasilitas bersama. Sayangnya, fasilitas bersama ini perlu biaya perawatan yang biasanya dibebankan kepada pihak penghuni hunian. Nah, sebelum membeli sebuah unit tempat tinggal di hunian vertikal, biaya ini juga wajib diperhatikan.

Ada baiknya Anda bertanya tentang biaya perawatan ini pada pihak pengelola hunian vertikal sebelum Anda membelinya. Tanyalah berapa besaran yang harus Anda bayarkan per satu waktu. Dengan begini, Anda bisa mengetahui berapa biaya yang harus Anda keluarkan secara utuh saat membeli unit apartemen Anda. Jangan sampai menanyakan hal ini setelah membeli apartemen.

  1. Kredibilitas Pengelola dan Pengembang

Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah hunian vertikal, ada baiknya Anda mengetahui dulu kredibilitas dari pengelola dan pengembang hunian Anda. Jangan sampai setelah proses jual beli terjadi dan Anda baru mengetahui bagaimana kualitas kredibilitasnya. Bisa jadi Anda mendapatkan gedung hunian yang buruk karena kredibilitas pengelola yang buruk pula.

Untuk itu, rajinlah meriset pengalaman orang-orang yang tinggal di sana, apakah sering terjadi masalah di tempat tersebut? Bila pun hunian yang Anda incar belum jadi, Anda bisa mencari rekam jejak dari berbagai proyek yang dilaksanakan pengembang sebelumnya. Pastikan pula Anda mengetahui syarat dan ketentuan yang ada di hunian tersebut. Memang sedikit memerlukan usaha. Tapi dijamin akan memudahkan Anda dalam banyak hal.

  1. Keamanan dan Privasi

Hal terakhir yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih untuk membeli sebuah hunian vertikal adalah keamanan dan privasi. Hunian vertikal seperti ini adalah sebuah komunitas yang besar. Pastinya di tempat ini ada beragam orang dengan sifat berbeda-beda. Untuk itu, Anda harus bisa memastikan bahwa keamanan dan privasi penghuninya terjaga.

Dengan begitu, Anda tak akan merasa terganggu dengan berbagai orang di sekitar Anda. Jangan segan untuk bertanya tentang sistem pengamanan hunian tersebut dan bagaimana cara mereka mengatur privasi para penghuninya. Misalnya melalui kartu akses, aturan masuk tamu dan lainnya. Hal ini sama sekali tidak kalah penting dengan beberapa hal sebelumnya di atas.

Nah, itulah beberapa hal yang wajib Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli apartemen. Pertimbangan ini perlu dilakukan agar Anda mendapatkan hunian yang nyaman dan aman. Selain itu, dengan melakukannya, Anda juga bisa mendapat keterangan yang jelas mengenai status tinggal di sana. Ini untuk menghindari masalah di kemudian hari.

 

http://trimoffers.com/wp/wp-content/uploads/2018/03/photo-1513935165140-307a414aca2b.jpghttp://trimoffers.com/wp/wp-content/uploads/2018/03/photo-1513935165140-307a414aca2b-300x300.jpgbishriehasanKnowledgetipsUncategorizedapartemen,furniture,hunian,nyaman,tempat tinggal,tips
Tinggal di apartemen adalah salah satu pilihan yang paling bijak bila Anda menetap di kawasan perkotaan yang minim lahan untuk membangun rumah tapak. Lagipula, tinggal di hunian vertikal ini menjadi salah satu favorit anak muda. Sebab, mereka menilai tinggal di tempat ini lebih memudahkan untuk menjangkau banyak tempat serta...